Purbalingga – Program Studi Ilmu Lingkungan UIN Profesor K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto sukses menggelar webinar nasional yang mengupas isu krusial lingkungan hidup. Kegiatan daring yang dilaksanakan pada Senin, 1 Desember 2025, ini secara spesifik mengangkat tema “Urgensi dan Optimalisasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH).”
Webinar ini diinisiasi sebagai respons terhadap pesatnya pembangunan yang menuntut adanya instrumen kunci untuk menjaga kualitas lingkungan. Tujuannya adalah mengedukasi dan meningkatkan pemahaman berbagai pihak mengenai peran dokumen RPPLH sebagai peta jalan strategis untuk memastikan keberlanjutan fungsi dan kualitas ekosistem di Indonesia.
Webinar ini menarik antusiasme tinggi dengan lebih dari 80 peserta dari berbagai latar belakang. Peserta yang hadir, meliputi perwakilan pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, hingga praktisi dan pegiat lingkungan, membuktikan minat yang kuat terhadap isu RPPLH.
RPPLH: Jawaban Terencana Atas Tantangan Lingkungan

Ketua Prodi Ilmu Lingkungan UIN Saizu Purwokerto, Gangsar Edi Laksono, M.Sc., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kerusakan lingkungan saat ini menuntut aksi cepat dan terstruktur.
“RPPLH adalah jawaban terencana kita terhadap tantangan lingkungan. Melalui webinar ini, kami berharap dapat mendorong pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat untuk tidak hanya menyusun dokumen ini, tetapi juga mengimplementasikannya secara optimal demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tegasnya.
Menghadirkan Pakar: Tinjauan Mendalam dari Hulu ke Hilir

Acara ini menghadirkan Bapak Gilang Adinugroho, S.Si., M.Sc., seorang narasumber yang sangat berpengalaman dalam bidang pengelolaan lingkungan.
Beliau memaparkan secara mendalam berbagai aspek terkait RPPLH, mencakup spektrum luas materi mulai dari:
-
Prosedur penyusunan RPPLH yang komprehensif.
-
Tantangan sinkronisasi kebijakan antar sektor dalam implementasi.
-
Peran inovasi teknologi dalam mendukung keberhasilan program perlindungan lingkungan.

Diskusi interaktif yang terbangun dalam webinar ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi akselerasi penyusunan dan implementasi RPPLH di berbagai wilayah.