Purbalingga – Semangat peringatan Hari Pohon Sedunia 2025 diwujudkan secara nyata oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Lingkungan UIN Profesor K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. HMPS Ilmu Lingkungan menggelar aksi kolektif penanaman flora endemik di Kampus II UIN Saizu Purwokerto, pada Jumat, 28 November 2025.
Bagian dari Gerakan Konservasi Nasional


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Seminar Nasional Pohon Langka yang diselenggarakan FPLI dan merupakan puncak dari kegiatan edukatif internal HMPS, termasuk “Nonton Bareng Seminar Pohon Langka 2025.” Aksi ini bertujuan Mengarusutamakan Konservasi Pohon Langka untuk Keberlanjutan Ekosistem dan Kehidupan.
Lebih lanjut, inisiatif ini merupakan bagian dari Aksi Serentak Penanaman Pohon Langka 2025 di seluruh Indonesia bersama Forum Pohon Langka Indonesia (@pohonlangka_id). Gerakan nasional ini melibatkan 53 titik lokasi dan 64 lembaga kolaborator, menegaskan peran UIN Saizu dalam jaringan konservasi nasional.
Komitmen Jangka Panjang Kampus

Mahasiswa dan dosen Program Studi Ilmu Lingkungan kembali mengambil peran penting dalam aksi konservasi ini. Lokasi Kampus II UIN Saizu bukan baru pertama kali menjadi ruang tumbuh bagi upaya pelestarian pohon langka. UIN Saizu Purwokerto telah melakukan penanaman serupa di area yang sama pada tahun sebelumnya, sehingga kegiatan ini menjadi kelanjutan dari komitmen jangka panjang terhadap pelestarian keanekaragaman hayati (kehati).
Dalam aksi ini, tim penanaman fokus pada beberapa jenis pohon langka yang memiliki nilai ekologis tinggi dalam menjaga hutan dan keberlangsungan ekosistem tropis, antara lain:
-
Dipterocarpus retusus (Keruing Gunung)
-
Castanopsis argentea (Saninten)

Melalui program penanaman yang berkesinambungan ini, UIN Saizu bertekad untuk:
-
Menguatkan kesadaran ekologis mahasiswa.
-
Menghadirkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.
-
Menjadi bagian dari upaya konservasi spesies langka di tingkat lokal maupun nasional.