Komunitas Bank Sampah Ilmu Lingkungan UIN Saizu (Bankli) Gerakkan Program Pemilahan Sampah Guna Wujudkan Lingkungan Bersih

Purbalingga– Komunitas Bank Sampah Ilmu Lingkungan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, yang dikenal dengan nama Bankli, sukses menggerakkan program pemilahan sampah terpadu di lingkungan kampus. Aksi nyata yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 ini, diinisiasi sebagai langkah konkret mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu manajemen limbah sekaligus mendukung perwujudan ekosistem Green Campus yang bersih dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Bankli turun langsung memelopori pemilahan sampah berdasarkan karakteristiknya, yakni memisahkan antara sampah organik, anorganik, hingga limbah bernilai ekonomi tinggi. Melalui program ini, Bankli tidak hanya berfokus pada pengumpulan fisik, tetapi juga memberikan edukasi dan kampanye simpatik kepada warga kampus mengenai pentingnya memilah sampah langsung dari sumbernya guna menekan jumlah timbulan limbah yang dibuang ke TPA.

Ketua Komunitas Bankli, Sabrillah Raya, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan wadah laboratorium sosial bagi mahasiswa Ilmu Lingkungan untuk mengaplikasikan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Sampah-sampah anorganik yang terpilah dan memiliki nilai ekonomis selanjutnya akan ditabung dan disalurkan ke industri daur ulang, sementara sampah organik diproyeksikan untuk diolah menjadi kompos penunjang vegetasi kampus.

Melalui program pemilahan sampah yang konsisten ini, Komunitas Bankli bersama Program Studi Ilmu Lingkungan UIN Saizu berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu lingkungan di tingkat tapak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dan budaya baru bagi seluruh civitas akademika agar lebih bijak dalam mengelola konsumsi harian dan bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan demi kelestarian bumi.