Enviroleadership 3 Dorong Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa Baru Ilmu Lingkungan UIN Saizu

author-img Eko AR October 19, 2026 No Comments

PURWOKERTO – Sebanyak 98 mahasiswa baru Program Studi Ilmu Lingkungan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto mengikuti kegiatan Enviroleadership 3 bertema “Memimpin Perubahan, Menjaga Bumi” pada Sabtu, 12 September 2026, di Kampus II UIN Saizu Purwokerto. Kegiatan ini bertujuan membangun karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan kolaborasi mahasiswa sejak awal masa perkuliahan.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Direktur Utama PT Bijak Konsultan Lingkungan dan seorang akademisi bidang lingkungan. Sejumlah tamu undangan dari organisasi kemahasiswaan dan kalangan akademisi Program Studi Ilmu Lingkungan turut hadir dalam kegiatan ini.

Perkuat Wawasan Akademik dan Organisasi

Rangkaian Enviroleadership 3 mencakup pemaparan materi oleh Koordinator Program Studi Ilmu Lingkungan dan perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Sains dan Teknologi. Materi membahas pengenalan program studi, prospek kerja lulusan, kepemimpinan, serta manajemen organisasi.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal ruang lingkup keilmuan, memahami peluang karier di bidang lingkungan, serta mendalami peran organisasi kemahasiswaan dalam pengembangan kompetensi dan pengalaman sosial.

Pemahaman tersebut penting bagi mahasiswa Ilmu Lingkungan, mengingat berbagai persoalan lingkungan memerlukan tidak hanya penguasaan pengetahuan ilmiah, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Menumbuhkan Kepemimpinan yang Berorientasi pada Lingkungan

Tema “Memimpin Perubahan, Menjaga Bumi” menegaskan relevansi kepemimpinan dalam upaya menghadapi tantangan lingkungan. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan integritas, keberanian menyampaikan gagasan, inisiatif, dan kemampuan bekerja dalam tim, baik dalam kegiatan akademik maupun organisasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pembelajaran untuk melatih komunikasi, manajemen kegiatan, dan tanggung jawab sosial. Pengembangan karakter tersebut diharapkan berlanjut melalui perkuliahan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Enviroleadership 3 menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung adaptasi mahasiswa baru terhadap kehidupan perguruan tinggi sekaligus mendorong tumbuhnya calon lulusan Ilmu Lingkungan yang berpengetahuan, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.